KKL MAHASISWA STIE PENA 2017

Selasa, 7 November 2017, Mahasiswa STIE Pelita Nusantara (PENA) Semarang semester 5 dari Prodi Manajemen dan Akuntansi didampingi dosen pembimbing  melaksanakan KKL di Jogjakarta.  Lokasi KKL pada bagian produksi perusahaan Gudeg Bu Tjitro, yang berlokasi di belakang Hotel Platinum Jogjakarta.  Gudeg Bu Tjitro adalah gudeg pertama di Indonesia  yang berinovasi membuat produk dalam kemasan kaleng dan bisa bertahan 1 tahun, sehingga bisa dikonsumsi oleh masyarakat penggemar gudeg dari berbagai negara.

Bapak Jumirin selaku Production Manager dan Bapak Yoga selaku Marketing Manager memberikan penjelasan kepada mahasiswa terkait proses produksi dan proses pengalengan/pengemasan gudeg.  Bapak Jumirin memberikan motivasi kepada mahasiswa supaya selalu berinovasi dan mencoba hal-hal baru.  “Setelah melihat proses di perusahaan ini,  diharapkan  mahasiswa mendapatkan inspirasi dan ide bahkan bisa menciptakan pengemasan produk apa saja yang menjadi khas Kota Semarang, misalnya hasil laut atau kuliner khas Semarang lainnya” begitu harapan Pak Jumirin pada mahasiswa. Pesan ini sesuai dengan visi dan misi STIE PENA tentang kewirausahaan.

Gudeg Bu Tjitro adalah bisnis keluarga dan saat ini dikelola secara professional oleh generasi ke 4. Secara bertahap berencana menjadi perusahaan yang lebih besar dan dapat memberi manfaat  pada masyarakat luas.  Semoga Gudeg Bu Tjitro dapat menjadi salah satu produk kebanggaan Indonesia.

Terima kasih kepada pihak manajemen gudeg Bu Tjitro  dan mahasiswa yang telah mendapat banyak pengetahuan dari kegiatan KKL ini.  Selamat atas suksesnya KKL STIE PENA tahun 2017.

Bagikan...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Berita Lainnya

Seputar Kampus

Uji Publik Calon Panitia Seleksi Satgas PPKS

  Dalam upaya menjaga integritas dan transparansi proses seleksi anggota satgas Pusat Pengembangan Karir dan Studi (PPKS), STIE Pelita Nusantara Semarang mengambil langkah penting dengan