Webinar “Pengenalan & Pemanfaatan Teknologi AI dalam Pembuatan Artikel Ilmiah

 

Pada hari Sabtu, 13 Juli 2024, STIE Pelita Nusantara mengadakan webinar dengan tema “Pengenalan & Pemanfaatan Teknologi AI dalam Pembuatan Artikel Ilmiah” sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-24. Acara yang diselenggarakan secara daring ini menghadirkan narasumber terkemuka, Dr. Totok Dewayanto, S.E., M.Si., Ak., CA., dengan moderator Bapak Untung Widodo, S.E., M.M.

Webinar ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengeksplorasi potensi teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam membantu proses pembuatan artikel ilmiah. Dengan perkembangan pesat di bidang AI, para akademisi dan peneliti kini memiliki peluang untuk memanfaatkan alat-alat canggih yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas karya ilmiah mereka.

Dr. Totok Dewayanto, seorang pakar di bidang akuntansi dan teknologi informasi, membuka sesi dengan penjelasan komprehensif mengenai perkembangan terkini teknologi AI dalam dunia akademis. Beliau menekankan bahwa meskipun AI dapat menjadi alat yang sangat berguna, integritas dan kreativitas manusia tetap menjadi inti dari penelitian ilmiah yang berkualitas.

Selama presentasinya, Dr. Dewayanto membahas beberapa aplikasi AI yang dapat dimanfaatkan dalam proses penulisan artikel ilmiah, antara lain:

1. Alat analisis data yang dapat memproses dan menginterpretasikan data penelitian dengan cepat dan akurat.
2. Sistem manajemen referensi berbasis AI yang memudahkan pencarian dan pengorganisasian sumber-sumber literatur.
3. Asisten penulisan AI yang dapat membantu dalam penyusunan struktur artikel dan perbaikan tata bahasa.
4. Alat deteksi plagiarisme canggih yang menggunakan AI untuk memastikan orisinalitas karya.

Narasumber juga menekankan pentingnya memahami batasan teknologi AI dan etika penggunaannya dalam konteks akademis. Para peserta diingatkan bahwa AI harus dilihat sebagai alat bantu, bukan pengganti pemikiran kritis dan kreativitas manusia.

Sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator Bapak Untung Widodo berlangsung dinamis, dengan banyak pertanyaan menarik dari para peserta. Beberapa topik yang dibahas meliputi tantangan implementasi AI dalam lingkungan akademis, kekhawatiran tentang potensi bias dalam algoritma AI, serta strategi untuk memaksimalkan manfaat AI sambil tetap mempertahankan integritas akademis.

Webinar ini mendapat sambutan antusias dari komunitas akademik STIE Pelita Nusantara dan institusi lain yang berpartisipasi. Para peserta mengapresiasi wawasan berharga yang diberikan dan menyatakan minat untuk mengeksplorasi lebih lanjut penggunaan AI dalam penelitian mereka.

Dr. Luhgiatno, S.E., M.M., M.Si. selaku Ketua STIE Pelita Nusantara,  dalam sambutannya menyatakan bahwa webinar ini merupakan langkah penting dalam upaya institusi untuk terus berinovasi dan mengadopsi teknologi terkini dalam proses pembelajaran dan penelitian. Beliau berharap bahwa pengetahuan yang dibagikan dalam acara ini dapat mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah dari civitas akademika STIE Pelita Nusantara.

Sebagai penutup, Dr. Totok Dewayanto dan Bapak Untung Widodo mengajak para peserta untuk terus mengikuti perkembangan teknologi AI dan secara kritis mengevaluasi potensinya dalam mendukung kegiatan akademis. Mereka menekankan bahwa dengan pemahaman yang tepat dan penggunaan yang bijaksana, AI dapat menjadi katalis untuk kemajuan signifikan dalam dunia penelitian dan publikasi ilmiah.

Webinar ini merupakan bukti komitmen STIE Pelita Nusantara dalam mempersiapkan civitas akademikanya menghadapi era digital dan AI. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan para akademisi dapat menghasilkan karya ilmiah yang lebih berkualitas dan berdampak di masa depan.

 

Semarang, 15 Juli 2024

Humas STIE PENA

Seminar “Start-Up Smart, Membangun Bisnis Dari Nol”

 

Semarang, 20 Juni 2024 – STIE Pelita Nusantara Semarang menggelar seminar bertajuk “Start-Up Smart, Membangun Bisnis Dari Nol” yang dihadiri oleh mahasiswa STIE Pena. Acara yang berlangsung di Gedung A menghadirkan narasumber inspiratif yaitu Ibu Zhakiah Joban, S.E., M.M., seorang pengusaha sukses dan mentor bisnis ternama. Ibu Zhakiah Joban membagikan pengalaman dan wawasannya tentang memulai bisnis dari nol, strategi menghadapi tantangan, serta tips sukses dalam dunia wirausaha. “Kunci kesuksesan dalam membangun bisnis dari nol adalah konsistensi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan pasar,” ujar Ibu Zhakiah dalam paparannya.

 

Seminar ini juga didukung oleh lima kelompok usaha yang telah lolos seleksi Program Pemberdayaan Masyarakat Wirausaha (P2MW). Kelima usaha tersebut adalah:

  1. Potato Ball: Menawarkan camilan inovatif berbahan dasar kentang dengan berbagai varian rasa.
  2. Pembuatan Batik Eco Print: Menghadirkan batik ramah lingkungan dengan teknik eco print yang unik.
  3. Nyantap Pukis Ubi Ungu: Menyajikan pukis berbahan dasar ubi ungu dengan beragam pilihan rasa.
  4. Two in One: Budidaya Ikan dan Tanaman Berbasis Sistem Aquaponik: Mengkombinasikan budidaya ikan dan tanaman dalam satu sistem yang efisien.
  5. Harmoni Roti Manis & Latte Ubi Ungu: Menawarkan paduan roti manis dan minuman latte dengan sentuhan ubi ungu.

Para perwakilan kelompok usaha ini berkesempatan untuk memamerkan produk mereka dan berbagi pengalaman dalam memulai usaha. Mereka juga mendapatkan masukan berharga dari Ibu Zhakiah Joban untuk pengembangan bisnis mereka ke depan. “Saya sangat terkesan dengan kreativitas dan semangat wirausaha dari kelima kelompok usaha ini. Mereka membuktikan bahwa dengan ide yang unik dan kerja keras, kita bisa memulai bisnis yang menjanjikan,” komentar Ibu Zhakiah. Ketua  STIE Pelita Nusantara Semarang, Dr. Luhgiatno, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. “Seminar ini sejalan dengan visi kami untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja. Kami berharap para peserta dapat terinspirasi untuk memulai bisnis mereka sendiri,” ujarnya.

Di akhir acara, para peserta berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan Ibu Zhakiah Joban. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan seputar strategi memulai bisnis, mengatasi tantangan awal, dan tips memasarkan produk di era digital. Seminar “Start-Up Smart, Membangun Bisnis Dari Nol” ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Dengan bekal pengetahuan dan inspirasi dari para narasumber, peserta diharapkan dapat lebih percaya diri dalam memulai dan mengembangkan bisnis mereka sendiri.

 

Semarang, 20 Juni 2024

Humas STIE PENA

Uji Publik Calon Panitia Seleksi Satgas PPKS

 

Dalam upaya menjaga integritas dan transparansi proses seleksi anggota satgas Pusat Pengembangan Karir dan Studi (PPKS), STIE Pelita Nusantara Semarang mengambil langkah penting dengan menyelenggarakan uji publik bagi calon panitia seleksi secara daring pada hari Senin, 3 Juni 2024. Uji publik ini dipandu oleh Ibu Winti Windarti, S.Psi., S.M., M.M., seorang psikolog yang berpengalaman dalam menilai kapasitas dan integritas calon anggota panitia.

Hadir dalam uji publik ini enam calon panitia seleksi satgas PPKS, yang terdiri dari dua dosen, yaitu Ibu Widaryanti, S.E., M.Si., Akt. dan Ibu Dra. Lies Indriyatni, M.Si., dua tenaga kependidikan, Bapak Haryanto, S.E. dan Ibu Annisaa Puspita Sari, S.Pd. serta dua mahasiswa yaitu Exklesia dan Gabby. Mereka diuji secara terbuka melalui sesi tanya jawab dengan Ibu Winti Windarti untuk menguji pemahaman, komitmen, dan integritas mereka dalam menjalankan tugas sebagai panitia seleksi.

Sesi tanya jawab berlangsung dengan  suasana yang kondusif dan penuh rasa hormat. Ibu Winti mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang menguji kepribadian, kemampuan analitis, dan keterampilan kepemimpinan para calon panitia. Beberapa di antaranya bahkan harus menghadapi skenario hipotetis yang menguji kemampuan mereka dalam mengambil keputusan etis di bawah tekanan.

Salah satu momen menegangkan terjadi ketika Ibu Winti memberikan skenario di mana salah satu calon panitia harus memutuskan antara menerima rekomendasi dari seorang petinggi kampus atau mengikuti prosedur standar yang objektif. Ibu Lies, salah satu calon dosen panitia, menjawab dengan tegas bahwa dia akan mengikuti prosedur standar dan menolak intervensi dari pihak manapun untuk menjaga integritas proses seleksi.

Jawaban Ibu Lies ini mendapat apresiasi dari Ibu Winti dan peserta lainnya, yang menekankan pentingnya menjaga objektivitas dan menghindari konflik kepentingan dalam memilih calon yang paling layak untuk mengisi posisi strategis di PPKS.

Selama sesi uji publik, para calon panitia seleksi menunjukkan komitmen mereka terhadap nilai-nilai integritas, transparansi, dan keadilan dalam proses seleksi. Mereka menekankan pentingnya menjaga objektivitas dan menghindari konflik kepentingan dalam memilih calon yang paling layak untuk mengisi posisi strategis di PPKS.

Exklesia, salah satu mahasiswa calon panitia, mengungkapkan bahwa dia siap untuk mengambil keputusan yang sulit demi menjaga integritas proses seleksi, meskipun harus menghadapi tekanan dari teman-teman seangkatannya. “Saya menyadari bahwa kepercayaan publik terhadap proses seleksi ini sangat penting, dan saya siap untuk mengambil keputusan yang tidak populer jika itu diperlukan untuk menjaga keadilan dan transparansi,” ungkapnya.

Setelah sesi tanya jawab yang panjang dan mendalam, Ibu Winti memberikan penilaian dan rekomendasi kepada pihak kampus mengenai kesesuaian masing-masing calon panitia seleksi. Penilaian ini akan menjadi bahan pertimbangan bagi STIE Pelita Nusantara Semarang dalam menentukan komposisi panitia seleksi yang akan menjalankan proses rekrutmen anggota satgas PPKS.

Dengan uji publik ini, STIE Pelita Nusantara Semarang berharap dapat memilih panitia seleksi yang berintegritas tinggi, kompeten, dan mampu menjalankan proses seleksi dengan adil dan transparan. Hal ini merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas dan kredibilitas satgas PPKS sebagai lembaga yang berperan penting dalam mengembangkan karir dan studi mahasiswa.

Ketua STIE Pelita Nusantara Semarang, Dr. Luhgiatno, S.E., M.M.,M.Si. menyambut baik penyelenggaraan uji publik ini dan menegaskan komitmen kampus untuk menjunjung tinggi integritas dan transparansi dalam seluruh proses seleksi dan rekrutmen. “Kami berharap uji publik ini dapat menjadi teladan bagi seluruh institusi pendidikan dalam memastikan proses seleksi yang adil dan objektif, sehingga kita dapat merekrut talenta-talenta terbaik untuk membangun masa depan yang lebih cerah,” ungkapnya.

 

Semarang, 4 Juni 2024

Humas STIE Pena

STIE Pelita Nusantara Semarang melakukan kerjasama dengan CEL Azam Alutah Suriname dan CEL Malaysia dalam menyelenggarakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat berskala Internasional (International Community Service)

Sabtu, 27 April 2024

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pelita Nusantara Semarang melakukan kerjasama dengan CEL Azam Alutah Suriname dan CEL Malaysia dalam menyelenggarakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat berskala Internasional (International Community Service). Acara ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung pengembangan dan pemasaran usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), serta pedagang kecil di Suriname. Dalam kesempatan ini, salah satu dosen STIE Pelita Nusantara Semarang, Ibu Widaryanti, S.E., M.Si. Akt, CA, menjadi narasumber dalam acara pengabdian masyarakat internasional yang bertajuk “International Community Services Economics and Management: Development and Marketing Micro, Small and Medium Enterprises and Small Traders in Suriname.”

Sebagai seorang akademisi, praktisi di bidang akuntansi dan manajemen, serta Chartered Accountant (CA), Ibu Widaryanti memiliki keahlian yang relevan untuk menyampaikan presentasi tentang ekspansi bisnis, salah satu topik penting bagi pertumbuhan UMKM. Dalam sesi yang dihadiri secara virtual melalui zoom meeting, beliau membagikan pengetahuan dan pengalaman tentang ekspansi bisnis. Selain Ibu Widaryanti, acara ini juga menghadirkan narasumber-narasumber lain yang berkompeten di bidangnya masing-masing, antara lain:

  1. Dr. Adibah Yahya, S.E., M.M.Ak
  2. Fatihatus Sahliyah, S.Ei., M.SEI
  3. Minati Maulida, M.Si.
  4. Hannisa Rahmaniar Hasnin, S.Sos., M.A
  5. Dr. Romanda Annas Amrullah, S.ST., M.M.

Ibu Widaryanti mengawali presentasinya dengan memaparkan pentingnya ekspansi bisnis sebagai strategi untuk mencapai pertumbuhan perusahaan. Ekspansi memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan pangsa pasar, memperluas basis pelanggan, serta meraih peluang baru dalam

menghasilkan pendapatan dan keuntungan yang lebih besar. Selanjutnya, beliau menjelaskan berbagai metode ekspansi bisnis seperti pembukaan cabang baru, peluncuran produk atau layanan baru, merger atau akuisisi perusahaan lain, pembentukan kemitraan strategis, serta pengembangan model bisnis baru seperti waralaba. Ibu Widaryanti menguraikan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing metode, serta faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih pendekatan yang paling sesuai.

Dengan gaya penyampaian yang menarik dan contoh-contoh riil, Ibu Widaryanti berhasil menarik perhatian peserta. Beliau menekankan pentingnya analisis mendalam terhadap pasar sasaran, identifikasi peluang dan tantangan, serta penilaian kesiapan sumber daya sebelum melakukan ekspansi. Perencanaan yang matang, eksekusi yang baik, serta pemantauan berkala menjadi kunci keberhasilan. Dalam presentasinya, Ibu Widaryanti juga memaparkan manfaat ekspansi bisnis yang berhasil, seperti peningkatan skala ekonomi, diversifikasi risiko, akses ke pasar baru, dan peningkatan nilai perusahaan. Namun, beliau mengingatkan tentang risiko yang harus diantisipasi, seperti kegagalan beradaptasi dengan lingkungan baru, konflik budaya, masalah integrasi, atau kesalahan alokasi sumber daya.

Setelah sesi presentasi Ibu Widaryanti, acara dilanjutkan dengan sesi presentasi dari narasumber-narasumber lain yang memberikan wawasan dari perspektif bidang keahlian mereka masing-masing. Sesi ini diikuti dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana peserta dari berbagai latar belakang bisnis dapat mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait ekspansi bisnis serta topik-topik lain yang relevan. Berikut adalah daftar peserta yang hadir dalam zoom meeting tersebut:

  1. Fuad Makmun Amin, pengusaha penukaran uang asing ke rupiah, toko melayani WNI.
  2. Nurul Lutfiyah, pengrajin tempe.
  3. Khamid Ridwan, pemilik warung bakso, soto, katering, dan snack.
  4. Haryati, penyedia barang-barang Indonesia untuk kebutuhan WNI.

 

 

 

 

 

Para narasumber dengan sabar dan profesional menjawab setiap pertanyaan, memberikan wawasan berharga bagi para peserta. Mereka juga menekankan pentingnya mempertimbangkan faktor-faktor spesifik seperti budaya, regulasi, dan kondisi pasar lokal dalam melakukan ekspansi bisnis di suatu negara atau wilayah tertentu. Kerjasama STIE Pelita Nusantara Semarang dengan CEL Azam Alutah Suriname dan CEL Malaysia dalam acara ini menunjukkan komitmen institusi dalam membangun kemitraan global dan mendukung pengembangan UMKM di Suriname. Presentasi Ibu Widaryanti tentang ekspansi bisnis, serta kontribusi narasumber-narasumber lain, menjadi bagian penting dari acara yang bertujuan untuk memberikan wawasan dan strategi bagi pelaku UMKM serta pedagang kecil di Suriname.

Melalui pengabdian masyarakat internasional ini, STIE Pelita Nusantara Semarang dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan komunitas global, serta memperkuat jaringan kemitraan dengan institusi lain di seluruh dunia. Acara semacam ini juga menjadi wadah bagi para dosen, akademisi, dan praktisi untuk mengembangkan wawasan lintas budaya dan mempererat kerja sama dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

 

Semarang, 27 April 2024

Humas STIE Pena

 

KAJIAN RAMADHAN 1445 H MEREFLEKSI NILAI-NIALI KETAQWAAN

STIE PENA, Sabtu, 30 Maret 2024 mengadakan kajian Ramadhan. Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia, selain ibadah puasa yang wajib dilakukan, Ramadhan juga menjadi momentum yang tepat untuk merefleksi nilai-nilai ketaqwaan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua STIE PENA Bapak Dr. Luhgiatno menyampaikan pesannya dalam kegiatan ini “Mahasiswa sebagai genarsi penerus, maka harus cerdas intlektual, emosional dan yang tidak kalah pentingnya kecerdasan spiritual, amalkan agama dengan baik dan penuh keikhlasan”. Sementara itu Bapak Muhammad Husnul Mubarok, SH, dan Mohklas, SE., M.Si (Dosen STIE PENA) selaku narasumber menjelaskan akan pentingnya; Taqwa. Taqwa berarti melindungi atau menjaga diri. Dalam konteks agama Islam, taqwa diartikan sebagai ketaatan kepada Allah SWT dengan senantiasa melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Taqwa merupakan kualitas iman yang tertinggi, yang tidak hanya berhenti pada keyakinan semata, tetapi juga diimplementasikan dalam perbuatan dan perilaku sehari-hari. Taqwa menjadi landasan utama dalam menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran, “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam” (QS. Ali Imran: 102). Ayat ini menegaskan bahwa taqwa adalah kewajiban bagi setiap Muslim dan menjadi bekal utama menuju kehidupan yang abadi di akhirat kelak.

Taqwa memiliki banyak manfaat dalam kehidupan, antara lain: 1) Mendapatkan Ridha dan Petunjuk dari Allah SWT, 2) Ketenangan Jiwa, 3) Keberkahan dalam Kehidupan 4) Dimuliakan di Dunia dan Akhirat. Bagaimana Merefleksi Nilai-nilai Taqwa dalam Kehidupan?

  1. Memperbanyak Ibadah

Selama bulan Ramadhan, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti shalat, membaca Al-Quran, berzikir, dan beristighfar. Ibadah-ibadah ini dapat menguatkan hubungan dengan Allah SWT dan meningkatkan ketaqwaan dalam diri.

  1. Mengendalikan Hawa Nafsu

Puasa Ramadhan mengajarkan kita untuk mengendalikan hawa nafsu, terutama dalam hal makan, minum, dan hubungan seksual. Dengan mengendalikan nafsu ini, kita dapat melatih diri untuk lebih taqwa kepada Allah SWT dalam segala aspek kehidupan.

  1. Memperbaiki Akhlak dan Perilaku

Ramadhan juga menjadi momentum yang tepat untuk memperbaiki akhlak dan perilaku kita. Kita dapat merefleksikan diri dengan mengevaluasi perilaku-perilaku yang kurang baik dan berusaha untuk memperbaikinya.

  1. Meningkatkan Kedermawanan

Salah satu ciri orang yang bertaqwa adalah dermawan dan peduli terhadap sesama. Selama Ramadhan, kita dapat meningkatkan kedermawanan dengan bersedekah, memberikan zakat, dan membantu orang-orang yang membutuhkan.

  1. Memperkuat Ukhuwah Islamiyah

Ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama Muslim menjadi salah satu nilai penting dalam Islam. Selama Ramadhan, kita dapat memperkuat ukhuwah ini dengan saling memaafkan, menghormati, dan mengunjungi saudara Muslim lainnya.

  1. Mempelajari dan Mengamalkan Al-Quran

Al-Quran sebagai pedoman hidup umat Islam perlu dipelajari dan diamalkan dengan baik. Selama Ramadhan, kita dapat memperbanyak membaca Al-Quran dan mempelajari maknanya, serta berusaha mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Melakukan Muhasabah (Evaluasi Diri)

Muhasabah atau evaluasi diri merupakan kegiatan penting dalam meningkatkan ketaqwaan. Selama Ramadhan, kita dapat meluangkan waktu untuk melakukan muhasabah, mengintropeksi diri, dan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada.

Dengan merefleksi dan mengamalkan nilai-nilai ketaqwaan dalam kehidupan sehari-hari, terutama selama bulan Ramadhan, kita akan menjadi hamba Allah SWT yang lebih baik dan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Semoga kita senantiasa diberi petunjuk dan kekuatan oleh Allah SWT untuk meningkatkan ketaqwaan dalam diri kita.

 

Semarang, 30 Maret 2024

Humas STIE Pena

Webinar “Penetapan SAK EP bagi Koperasi”

Seiring dengan perkembangan zaman dan tuntutan globalisasi, Indonesia sebagai negara yang turut andil dalam percaturan ekonomi dunia perlu untuk senantiasa mengikuti standar akuntansi yang berlaku secara internasional. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan melakukan konvergensi Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia dengan International Financial Reporting Standards (IFRS) yang diterbitkan oleh International Accounting Standards Board (IASB). Proses konvergensi ini bertujuan untuk meningkatkan daya banding laporan keuangan dalam skala global sehingga dapat mempermudah arus investasi internasional

Sebagai bagian dari proses konvergensi tersebut, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) telah menerbitkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) pada tahun 2009. SAK ETAP ini merupakan standar akuntansi keuangan yang mengatur penyusunan laporan keuangan untuk entitas tanpa akuntabilitas publik, seperti Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tujuan dari penerbitan SAK ETAP adalah untuk memudahkan UMKM dalam menyusun laporan keuangan yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Namun, seiring berjalannya waktu, DSAK IAI menyadari adanya kebutuhan untuk melakukan penyempurnaan terhadap SAK ETAP. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain perkembangan bisnis UMKM yang semakin pesat, kebutuhan akan transparansi dan akuntabilitas yang lebih tinggi, serta perlunya harmonisasi dengan standar akuntansi internasional.

Oleh karena itu, pada tahun 2023, DSAK IAI menerbitkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) yang merupakan pengganti dari SAK ETAP. SAK EP ini diharapkan dapat menjawab tantangan dan kebutuhan UMKM dalam menyusun laporan keuangan yang lebih komprehensif dan sesuai dengan standar akuntansi internasional.

Webinar sosialisasi SAK ETAP ke SAK EP ini diadakan oleh STIE Pelita Nusantara Semarang pada hari Sabtu, 16 Maret 2024 dengan narasumber Bapak Adenk Sudarwanto, S.E., M.M., M.B.A., CMA tujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada para pelaku UMKM, akuntan, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya mengenai perubahan-perubahan yang terjadi dalam SAK EP serta implikasinya terhadap pelaporan keuangan UMKM. Melalui workshop ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mengimplementasikan SAK EP secara efektif dan tepat sasaran.

Dalam rangkaian acara webinar ini akan dibahas berbagai topik penting terkait SAK EP, seperti konsep dasar dan prinsip-prinsip pelaporan keuangan, pengakuan dan pengukuran aset, liabilitas, pendapatan, dan beban, serta penyajian laporan keuangan sesuai dengan SAK EP. Selain itu, workshop ini juga akan menyoroti perbandingan antara SAK ETAP dan SAK EP, sehingga para peserta dapat memahami perubahan-perubahan yang terjadi dan dampaknya terhadap praktik akuntansi UMKM.

Dengan berpartisipasi dalam workshop ini, para peserta akan mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para pakar dan praktisi di bidang akuntansi, serta berbagi pengalaman dan best practices dalam penerapan SAK EP. Selain itu, workshop ini juga akan menjadi ajang untuk memperluas jaringan dan membangun kolaborasi antara para pelaku UMKM, akuntan, akademisi, dan regulator dalam upaya meningkatkan kualitas pelaporan keuangan UMKM di Indonesia.

 

Semarang, 16 Maret 2024

Humas STIE PENA

Kerjasama STIE Pelita Nusantara Semarang dengan PNG Management Consulting

Selasa, 13 Februari 2024, STIE Pelita Nusantara Semarang menjalin kerja sama dengan PNG Management Consulting. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan oleh Ketua STIE PENA, Dr. Luhgiatno, S.E., M.M., M.Si, dengan Direktur PNG Management Consulting, H. Drs. Bambang Sujatmiko, M.Si., secara langsung di Gedung B Kampus STIE PENA.

 

Kerjasama ini meliputi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tujuannya adalah untuk mensinergikan potensi, dan sumber daya yang dimiliki oleh kedua pihak, juga sebagai sarana peningkatan dan pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) serta perencanaan dan pengaturan Program Magang Kerja. Dengan adanya kerjasama ini, mahasiswa dan dosen STIE Pelita Nusantara Semarang dapat mengakses sumber daya tambahan yang diperlukan untuk mendukung perkembangan keterampilan dan pengetahuan mereka. Ini adalah langkah strategis menuju peningkatan mutu pendidikan dan kesiapan mahasiswa STIE Pelita Nusantara Semarang untuk menghadapi tuntutan dunia kerja yang terus berkembang. Kerjasama ini juga mencerminkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor terkait melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan.

 

Semarang, 13 Februari 2024

 

Humas STIE Pena

Peresmian Pengembangan Gedung B Kampus STIE Pelita Nusantara Semarang

Pengembangan sarana prasarana proses belajar mengajar bagi perguruan tinggi, dalam hal ini salah satunya adalah gedung untuk ruang kelas dan laboratorium yang memadai menjadi kebutuhan riil. STIE Pelita Nusantara Semarang, tepatnya pada hari Selasa, 6 Februari 2024, telah meresmikan pengembangan dua ruang gedung B untuk perkuliahan dan kegiatan laborat. Peresmian ini ditandai dengan simbolis pemotongan pita yang dilakukan oleh Bapak H. Agung Budi Margono, S.T., M.T., didampingi oleh Bapak Dr. Luhgiatno, S.E., M.M., M.Si., selaku Ketua STIE Pelita Nusantara Semarang. Ketua STIE Pelita Nusantara Semarang, dalam sambutannya beliau menyatakan bahwa pengembangan gedung B ini adalah hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan hal ini kita upayakan guna memenuhi kebutuhan sarana prasarana bagi mahasiswa dalam proses perkuliahan sehingga Mahasiswa akan lebih fokus, semangat dan nyaman yang pada gilirannya akan menjadi SDM yang berkompeten berguna bagi bangsa dan negeri tercinta ini.

Sementara itu, Bapak H. Agung Budi Margono, S.T., M.T dalam sambutannya beliau menghimbau mahasiswa STIE Pelita Nusantara Semarang, untuk selalu meningkatkan jiwa kewirausahaannya, karena hal ini salah satu sebab akan mendukung perkembangan ekonomi kreatif. Mahasiswa harus kreatif, inovatif dalam menangkap peluang pasar saat ini, tidak sedikit sekarang ini Mahasiswa sudah memiliki bisnis kreatif dari ide-idenya, sehingga pengaruh signifikannya mereka akan lebih mandiri dan tetap survival dalam situasi apapun, yang didukung pula dengan sistem pemasaran online, media sosial dan teknologi informasi yang relevan. Berbagai pengalaman dalam usaha kreatif, mahasiswa dapat menjadi mentor bagi anak-anak muda yang ingin meningkatkan kreativitas dan inovasi. Mereka juga dapat bekerja sama dengan pelaku industri kreatif untuk membuat produk atau layanan yang lebih baik. Kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku industri dapat memperluas jaringan bisnis dan meningkatkan kualitas produk dan layanan. Begitu tandasnya, beliau juga mempresentasikan buku “Ekonomi Kreatif”, yang merupakan karyanya.

Semarang, 6 Februari 2024

 

Humas STIE PENA

Workshop Pelatihan Accurate Aplication

Dalam dunia usaha dan industri (DU/DI) yang semakin berkembang, manajemen harus mempertimbangkan cara agar bisnis mereka dapat bertahan. Ini berarti bahwa perusahaan harus dapat menunjukkan kinerja manajerialnya secara menyeluruh, mulai dari pembuatan strategi, program, dan aplikasi teknis. Selain itu, selalu menyusun laporan keuangan dengan cepat, tepat, dan akurat.

 

STIE Pelita Nusantara, sebuah perguruan tinggi swasta yang berlokasi di Kota Semarang, berusaha mengatasi masalah tersebut dengan tetap berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan dosen dan mahasiswanya. Pada hari Rabu, 31 Januari 2024, Dosen Akuntansi Fakultas Ekonomika & Bisnis Universitas Diponegoro, Bapak Andrian Budi Prasetyo, SE., M.Si., Akt., C.A., C.A.A.T., ASEAN CPA, QRMO, bersama dengan Dosen STIE Pelita Nusantara, mengadakan sesi sharing workshop pelatihan Accurate Aplication di ruang sidang Gedung B lantai 2.

 

Software tepat waktu adalah program akuntansi komputer berbasis Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan dan Perpajakan (PSAK). Perusahaan kecil, menengah, dan besar semua dapat menggunakan aplikasi ini. Tujuan dari sesi workshop berbagi ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dosen. Ini pada gilirannya akan meningkatkan soft skill mahasiswa, terutama mahasiswa akuntansi dan manajemen.

 

Semarang, 31 Januari 2024

Humas STIE PENA

Pelatihan dan Ujian Brevet Pajak A & B

Penyelenggaraan Pelatihan dan Ujian Brevet Pajak A & B merupakan kerjasama antara STIE Pelita Nusantara Semarang dengan TTC sebagai sarana pendidikan dan pelatihan yang efektif bagi mahasiswa prodi akuntansi yang berminat dan terkait dengan aspek perpajakan. Pelatihan Perpajakan ini selain dimaksudkan untuk membantu para wajib pajak menjalankan hak dan kewajibannya juga ditujukan bagi mereka yang punya kemauan kuat dan ingin mahir dalam masalah perpajakan.

Ketua STIE Pelita Nusantara Semarang Bapak Dr. Luhgiatno, S.E., M.M., M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa sertifikat brevet pajak ini nantinya akan menjadi salah satu pendamping ijazah bagi mahasiswa prodi Akuntansi STIE Pena. Karena wajib pajak adalah hal yang wajib bagi seluruh WNI yang sudah memiliki NPWP. Selain itu aturan pajak akan selalu mengalami pembaruan maka adik-adik mahasiswa diharapkan bisa mengexplore apa saja yang dibutuhkan dan ingin diketahui tentang ilmu perpajakan.

Dalam sambutannya Bapak Abdul Syukur selaku ketua TTC senantiasa berupaya mengoptimalkan penyelenggaraan pelatihan perpajakan ini secara profesional dengan mutu tinggi dan juga pelatihan pajak ini tepat sekali karena saat ini peraturan perpajakan mengalami perubahan tahun 2024. Dalam pelatihan ini diharapkan bisa menjawab permasalahan dalam hal pemahaman, pelaporan dan prosedur perpajakan yang paling efektif dan efisian bagi individu maupun institusi/perusahaan.

Semoga setelah mengikuti pelatihan ini Para mahasiswa prodi Akuntansi mendapat manfaat pendalaman ilmu perpajakan, serta membantu Wajib Pajak (WP) untuk memahami pajak diri sendiri sehingga dapat menyusun  perencanaan pajak  secara mandiri dan ilmu yang didapat dari brevet bisa menunjang karier di masa depan.

                                                                                           

 

 

 

 

Semarang, 29 Januari 2024

Humas STIE Pena